Rabu, 11 Juni 2014

PERBANDINGAN PROSESSOR AMD FX-4100 DENGAN INTEL CORE I3 2100

Diposting oleh Unknown di 03.03 0 komentar
 TUGAS ORGANISASI KOMPUTER
PERBANDINGAN PROSESSOR
AMD FX-4100 DENGAN INTEL CORE I3 2100”

DISUSUN OLEH:
ANDAM DEWI ASHARI
11351203031

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UIN SUSKA RIAU
T.A 2013


AMD FX 4100

Belakangan ini Perkembangan teknologi prosesor sangat maju.  Dalam beberapa kurun waktu banyak muncul jenis prosesor baru. Semua  ini sebab faktor :

1.     Tuntutan perkembangan masa kini
2.     Persaingan antara produsen prosesor yaitu INTEL dan AMD.

Prosessor  AMD sudah tidak asing lagi kita dengar.  Kepanjangan AMD adalah  Advanced Micro Devices diproduksi oleh perusahaan semikonduktor multinasional Amerika Serikat di Sunnyvale, California. Penghasil produk yang utama termasuk mikroprosesor, chipset motherboard, embedded prosesor kartu grafis (GPU) dan prosesor untuk server, workstation dan komputer pribadi (PC), dan teknologi prosesor untuk perangkat genggam, televisi digital, mobil, konsol game, dan aplikasi lainnya. AMD adalah terbesar kedua pemasok global mikroprosesor berdasarkan arsitektur x86 setelah Intel Corporation dan ketiga terbesar pemasok unit pengolahan grafis. Awalnya AMD meluncurkan prosesor produk sendiri di tahun 1996, yang dinamai AMD K5.  Seri dalam keluarga AMD FX yaitu AM3+: FX 4100, FX 4130, FX 4170, FX 4300, FX 4350, FX 6100, FX 6200, FX 6300, FX 6350, FX 8120, FX 8150, FX 8320, FX 8350.

 

Sebelumnya, AMD telah  membuat prosesor AM486 pada masa Intel 386 dan 486, namun saat itu masih di naungan lisensi Intel. AMD K5 ini mendapat sambutan yang baik. Lalu dirilislah AMD K6 pada tahun 1997 yang memiliki kecepatan 166 dan 200MHz. Prosesor ini dirilis untuk memacu kemampuan prosesor Intel.

 

AMD memiliki instalasi manual. Rata-rata AMD memiliki batas garansi selama 3 tahun. Kelebihan dari AMD adalah kemampuannya untuk overclock. AMD telah memproduksi banyak prosesor seperti AMD K5, merupakan prosesor AMD yang pertama, memang amd sengaja menjiplak dari pihak intel. Lalu AMD K6 ,prosesor generasi ke-6 memiliki performa yang tinggi dan dapat diinstalas di motherboard yg mendukung Intel Pentium. Lalu keluarlah AMD Duron yang dikenal pada tahun 2000. Lalu AMD Athlon , merupakan pengganti dari mikroprosesor seri AMD K6. Lalu AMD Sempron, prosesor yg diperkenalkan  tahun 2004 sebagai pengganti prosesor AMD Duron.

Lalu AMD 64 X2 Dual Core , Prosesor ini dapat menyaingi Intel prosesor Core Duo. Lalu AMD Opteron, Prosesor ini 64 Bit yg pada tahun 2003. Lalu AMD Turion, memiliki 64 bit dengan daya konsumsi rendah, dan masih banyak jenis prosesor AMD lainnya.

Tetapi yang akan saya bahas kali ini adalah AMD FX-4100. AMD FX-4100  dirilis pada tahun 2011.  AMD FX-4100 memiliki socket  AM3+, sama dengan semua keluarga seri FX. AMD FX-4100 memiliki Clockspeed: 3.6 GHz, lumayan cepat kecepatannya, sama dengan intel core i7. AMD FX-4100 memiliki Turbo Speed: 3.8 GHz. AMD FX-4100 ini lumayan canggih dibandingkan dengan prosessor-prosessor keluaran AMD sebelumnya. Dilihat Dari sisi spesifikasi AMD FX 4100 menawarkan potensi yang lebih baik dan AMD FX 4100 memiliki Cache memory lebih besar, kecepatan AMD FX 4100 lebih tinggi serta  jumlah core lebih banyak.

Sejatinya FX4100 adalah FX 8-core hanya didisable 4 dan tidak mungkin diunlock seperti pendahulunya fenom. kalau sering ajak procecor kebut kebutan (overclock) AMD lebih direkomendasikan. AMD FX 4100 memiliki total daya 95W. AMD FX 4100 memiliki 8MB untuk L3 Cache dan 2 x 2MB untuk  L2 Cache. Di beberapa aplikasi, AMD FX-4100 dalam Performa software umum mampu mengejar Intel. Dalam  Performa gaming,  AMD FX-4100 berpotensi untuk sebagai prosesor gaming.  Jika  anda akan melakukan praktik overclocking, AMD FX-4100 bisa jadi menampilkan performa yang lebih tinggi.
Yang  terbaik tentang FX-4100 adalah harganya tidak diragukan. Harganya pas dan harganya terjangkau.  AMD lebih unggul dalam pengolahan komunikasi aplikasi, seperti transfer data pada modem, ADSL, MP3, dan Doubly Digital Suround Sound.

Intel Core i3 2100K
Intel  terbentuk di California pada 18 Juli 1968 oleh Gordon More, Robert Noyce, dan Andrew Grove.
Dibawah ini adalah perkembangan processor Intel dari dulu hingga sekarang:
1.                  Tahun 1969-1971 
              4004, seri microprocessor pertama Intel. Sering digunakan pada mesin kalkulator Busicom. 4004 memiliki 3.400 transistor, 4 bit, dan 60.000 operasi/detik.

2.                  Tahun 1972-1974
              Intel menciptakan microprocessor bernama Altair. Merupakan otak dari 8008 dan memiliki kekuatan 2 kali lipat dari versi sebelumnya yaitu 4004.
3.      Tahun 1978
             Intel menciptakan processor 8086, merupakan processor 16 bit Intel pertama yang memiliki bus sistem 16 bit.
4.      Tahun 1979
               Intel merancang ulang CPU sehingga sesuai dengan hardware 8 bit yang ada. Lebar bus data eksternal-nya hanya 8 bit.
5.      Tahun 1982
Diciptakan  microprocessor i286 yang memiliki frekuensi clock 6MHz. Kemudian diperkenalkan dengan kecepatan clock 8, 10, 12 MHz.

6.                   Tahun 1985
            Microprocessor Intel386, merupakan CPU 32 bit yang pertama.
7.                   Tahun 1989
            Dipasarkan hingga pertengahan tahun 90-an.

8.                   Tahun 1993
            Dikenal dengan nama  i586 atau lebih dikenal dengan Pentium I.

9.                   Tahun 1997
            Dikenal dengan nama Pentium II dan memiliki clock 450MHz dan 7,5    

juta transistor. Juga  memiliki chace level 2 (L2).
10.               Tahun 1998
            Diciptakan processor Celeron. Dikenal sebagai Pentium II Celeron.

11.               Tahun 1999
             Dikenal dengan Pentium III..

12.               Tahun 2000
            Dikenal dengan Pentium 4. Memiliki clock mencapai 3.8GHz

13.               Tahun 2002
            Dikenal dengan Processor Itanium 2. Adalah processor 64 bit memiliki                  

clock maksimum 1GHz dan memiliki 221 juta transistor.
14.               Tahun 2003
             Dikenal dengan Pentium M, ditunjukkan untuk Notebook.

15.               Tahun 2005
            Dirilis processor DualCore yang memiliki clock maksimal 2GHz.

16.               Tahun 2006
            Intel meluncurkan Core2 Duo. Yang memiliki 2 Core dalam 1 processor,


Dan yang akan saya bahas adalah prosessor Intel Core i3 2100.  Prosessor Intel Core i3 2100 diluncurkan pada tahun 2010.  Intel Core i3 2100 memiliki Socket LGA1155  dengan Clockspeed sebesar 3.1 GHz dengan maksimum daya sebesar 65 W. Intel Core i3 mempunyai Intel smart  cache sebesar 3 MB dengan DMI nya sebesar 5 GT/s. Set instruksi nya sebesar 64-bit. Maksimal memory sebesar 32 GB. Nomor core nya yaitu 2 core dengan nomor thread nya 4 GB. Memiliki integrated graphics.  Pipeline pada intel lebih panjang 

PERBANDINGAN PROSESSOR
AMD FX-4100 DENGAN INTEL CORE I3 2100
Seperti yang kita ketahui, AMD FX-4100 memiliki socket  AM3+, sama dengan semua keluarga seri FX. AMD FX-4100 memiliki Clockspeed: 3.6 GHz, lumayan cepat kecepatannya, sama dengan intel core i7. AMD FX-4100 memiliki Turbo Speed: 3.8 GHz. AMD FX-4100 ini lumayan canggih dibandingkan dengan prosessor-prosessor keluaran AMD sebelumnya. AMD FX 4100 memiliki Cache memory lebih besar, kecepatan AMD FX 4100 lebih tinggi serta  jumlah core lebih banyak.
Sedangkan Intel Core i3 2100 memiliki Socket LGA1155  dengan Clockspeed sebesar 3.1 GHz dengan maksimum daya sebesar 65 W. Intel Core i3 mempunyai Intel smart  cache sebesar 3 MB dengan DMI nya sebesar 5 GT/s. Set instruksi nya sebesar 64-bit. Maksimal memory sebesar 32 GB. Nomor core nya yaitu 2 core dengan nomor thread nya 4 GB. Memiliki integrated graphics.  Pipeline pada intel lebih panjang 
Jika dari sisi spesifikasi,  AMD FX-4100 menawarkan potensi yang lebih baik. Cache memory lebih besar, kecepatan lebih tinggi, dan jumlah core lebih banyak. Sedangkan Intel Core i3 2100  memiliki kecepatan lebih rendah ,tidak memiliki turbo boost dan jumlah core nya lebih sedikit. Walaupun begitu, hyperthread Intel dapat bersaing dengan core sesungguhnya. Disamping itu, keefisienan Sandy Bridge juga harus diperhitungkan.
Kedua prosesor ini harganya relatif sama,  sekitar 1 juta rupiah. Jika dilihat dari sisi dukungan platform, keduanya memiliki dukungan motherboard yang tidak mahal.  

Platform pengujiannya telah diuji antara prosessor AMD FX-4100 dengan Intel Core I3-2100 menggunakan Motherboard MSI Z68A-GD80 dASUS Crosshair V Formula dengan memakai Memory Kingston KHX1600C9D381K2/4GX dengan menggunakan Graphic Card NVIDIA GTX 560 ti juga didukung dengan Power Supply CoolerMaster 800 Watt Silent Pro Gold.

Berikut ini saya akan mendeskripsikan perbandingan antara AMD FX-4100 dengan Intel Core I3 2100 .
Jumlah core pada AMD FX-4100 sebesar 4 core, sedangkan Intel Core i3 2100 hanya memiliki 2 core, ini berarti kapasitas pada AMD FX-4100 lebih besar dibandingkan dengan Intel Core i3 2100. Juga pada sisi kecepatan base, AMD FX-4100 memiliki kecepatan sebesar 3.6 GHz, sedangkan pada Intel Core i3 2100 kecepatan base-nya hanya 3,1 GHz. Ini juga berarti kecepatan base kapasitas pada AMD FX-4100 lebih besar dibandingkan dengan Intel Core i3 2100.  Jika dibandingkan dari sisi kecepatan turbo AMD FX-4100 sebesar 3,8 GHz, sedangkan Intel Core i3 2100 tidak memiliki kecepatan turbo boost. Jika dibandingkan dari segi L2 cache, pada AMD FX-4100 sebesar 4 MB, sedangkan sedangkan Intel Core i3 2100 tidak memiliki L2 cache.  Jika dilihat dari L3 cache, pada AMD FX-4100 sebesar 8 MB, sedangkan Intel Core i3 2100 hanya memiliki 3 MB. Jika dari segi daya pada AMD FX-4100 sebesar 95 W, sedangkan pada Intel Core i3 2100 hanya sebesar 65 W. jika dilihat dari segi Interface, pada AMD FX-4100 berupa socket AM3+, sedangkan pada Intel Core i3 2100 berupa LGA 1155.
Dalam gaming , core i3 2100 emang kencang..meski hanya 2core namun score menyamai 4core. Meski fps yg tertera pada fraps sama tinggi namun, pada kenyataanya pada performa yang dirasakan saat bermain game terjadi “micro-stuttering”, dimana pada 4 core tidak terjadi dan performa frame to frame lebih mulus.
Tidak sedikit pengguna lebih cenderung ke AMD FX-4100 karena corenya lebih banyak dan kemungkinan Overclock yang lebih baik, meskipun dalam Benchmark Intel core i3 lebih unggul.  Kalau pengguna biasa lebih baik menggunakan  intel karna lebih awet,  tapi kalau sering menggunakan procecor secara kebut kebutan (overclock maksudnya) ,prosessor AMD lebih direkomendasikan.
Intel Core i3-2100 dengan AMD FX-4100 juga telah diuji kecepatannya di beberapa aplikasi berikut ini.

1.      (*) Pengujian pada MS Excel (Montecarlo Test) ,grafik menunjukkan graphic pada AMD FX-4100  sebesar 12,5.  Sedangkan pada AMD FX-4100 sebesar 12,21. Smaller score is better.

2.      (*) Pengujian pada 7Zip. Pengujian pada software 7Zip ini dilakukan dengan pilihan pengerjaan jumlah thread yang berbeda. Di pengujian 1 thread, Core i3 2100 unggul sangat tipis. Sementara itu, di pengujian 2 thread, AMD FX-4100 unggul, meski juga tipis. AMD FX-4100 akhirnya unggul saat penggunaan pengujian dengan 4 thread.

3.     (*) Pengujian pada Winzip 15 (Non AES). Software lainnya yang telah  diuji adalah Winzip 15. Pengujian non-AES dipilih karena pengujian AES umumnya akan menguntungkan Intel saja (karena memiliki ekstensi AES). Hasilnya, AMD FX-4100 tertinggal dari Core i3 2100. Ada kemungkinan, karena optimalisasi yang baik di WinZip, Core i3 2100 bisa unggul di pengujian ini.

4.     (*)  Pengujian pada Photoshop. Sekarang ini kita bisa melihat bahwa AMD FX-4100 tidak kalah  jauh dibandingkan Core i3 2100 untuk pengujian Adobe Photoshop

5.      (*)Pengujian pada Blender. Pengujian dengan software Blender ini menunjukkan  AMD FX-4100 tidak jauh kalah dengan Core i3 2100.

6.     (*)Pengujian pada FastStone. Dalam fast stone , Intel Core i3 2100 sebagai pemenang mutlak. Bila menggunakan AMD FX-4100, pekerjaan berlangsung hampir 50% lebih lama.

7.      (*)Pengujian pada  Cinebench. Harus mengakui keunggulan Core i3 2100, performa AMD FX-4100 hanya kalah  sangat tipis di belakangnya. Seharusnya, sedikit overclocking dan tweaking bisa membawa skor ini berbalik untuk keunggulan AMD.

8.      (*)Pengujian pada GAMING Performance : Left4Dead, Indoor dan Outdoor test. Pengujian menunjukkan bahwa dalam menjalankan game ini, tidak ada perbedaan mencolok antara platform AMD FX-4100 dan Intel Core i3 2100.

9.       (*)Pengujian pada GAMING Performance : 3Dmark 11. Uji software benchmark game sintetis  ini menunjukkan bahwa performa kedua platform ini nyaris tidak berbeda. Platform dengan Intel Core i3 2100 cenderung unggul sedikit lebih tinggi.



Analisis

AMD FX-4100 adalah prosesor yang dari sisi spesifikasi lumayan menjanjikan. Beberapa pengujian menampilkan bahwa prosesor ini mampu mendekati performa Intel Core i3 .
Performa software umum  AMD FX-4100 mampu mengejar Core i3 2100. Tetapi  secara umum, Core i3 2100 masih menguasai bidang ini. Performa gaming menunjukkan AMD FX-4100 memiliki potensi untuk dijadikan prosesor gaming. Tetapi, performanya memang belum mampu bersaing dengan Core i3 2100. Jika Anda ingin mencoba melakukan praktik overclocking, AMD FX-4100 dapat menampilkan performa yang lebih tinggi dibandingkan Core i3 2100. Pada Core i3 2100, nyaris tidak bisa melakukan overclocking sama sekali. Sedikit tweaking bisa meningkatkan performanya, tetapi kemungkinan besar AMD FX-4100 bisa melampauinya saat keduanya di-overclock

KESIMPULAN

Sedikit kecewa dengan platform AMD FX-4100 yang memiliki  core lebih banyak, clock lebih tinggi, turbo, cache lebih besar, dan TDP lebih tinggi, tidak mampu menyaingi Core i3 2100 sebagai prosesor mainstream. Jika alasannya adalah overclocking dapat menjadikan FX-4100 lebih kencang, ini bisa menjadi valid untuk sebagian pengguna. Tetapi FX-4100 yang sudah lebih tinggi konsumsi dayanya dibandingkan Core i3 2100 akan menjadi lebih boros lagi saat di-overclock. Jadi, praktek tersebut tidak valid untuk sebagian besar pengguna. Untuk para penyuka  produk AMD anda yang ingin memiliki prosesor untuk gaming dengan overclocking, AMD FX-4100 lah pemenangnya. Tetapi secara umum, kami dengan berat hati harus mengakui bahwa Intel Core i3 2100 adalah pemenangnya.
LAMPIRAN



Codename:
AMD FX-4100


Zambezi
Intel Core i3 2100


Sandy Bridge
Process:
32 nm
32 nm
Cores (Threads):
4 (4)
2 (4)
Clock Speed (Turbo):
3.6 (3.8) GHz
3.1 GHz
Interface:
Socket AM3+
LGA 1155
L3 Cache:
8 MB
3 MB
Thermal Envelope:
95 W
65 W
Online Price:
$110
$125





Minggu, 01 Juni 2014

Method (fungsi) pada Pemrograman Java

Diposting oleh Unknown di 10.53 3 komentar

Hello everybody \*0*/
Assalamualaikuumm \*0*/
jumpa lagii dengan  Miss Andam Dewi Ashari    eeeaaa…
Kali ini ane membuat postingan tentang algoritma dan pemrograman yang akan membahas method (fungsi), yang mana ini adalah salah satu mata kuliah paling tercetar di jurusan ane ‘-‘
Meski ini mata kuliah paling sulit *menurut ane dan kawan-kawan* ,tetapi kami tidak merasa jenuh dikarenakan dosen ane orangnya asik bin gauull .. hehe peace Pak \*0*/
Syudah syudah.. untuk tidak memperpanjang waktu.. *berasa pidato* -_-
kita langsung saja masuk ke materi kita tentang Method (fungsi) pada Java ..


Method adalah suatu operasi berupa fungsi-fungsi yang dikerjakan oleh
suatu object. Fungsi biasanya digunakan untuk menyederhanakan sebuah operasi. Ketika dua buah prosedur membutuhkan sebuah operasi yang sama maka operasi tersebut dapat ditulis kedalam fungsi sehingga bisa menghemat waktu penulisan tanpa harus menulis dua kali. Dengan method ini kita memanggil kumpulan program hanya dengan memanggil nama methodnya, pekerjaan jadi lebih singkat dan tidak boros menuliskan program, program menjadi lebih terstruktur, praktis, dan efisien. Method didefinisikan pada class, tetapi dipanggil melalui object.
Contoh pada object Jeruk terdapat method ambilRasa , kupasKulit dan lain-lain
Berikut adalah karakteristik dari method :
1.  Bisa mengembalikan nilai (return)
dengan tipe data int, float, double,
boolean, string, atau char .
     Ex: static int namaMethod(int b);
2. Tidak bias mengembalikan nilai dengan menggunakan “void” .
    Ex: static void namaMethod();
3. Bisa diterima beberapa parameter “
( )” yang dibutuhkan atau tidak ada
    parameter sama sekali. Parameter bisa juga disebut sebagai argumen dari  
    fungsi
4. setelah method selesai dieksekusi, dia akan kembali pada method yang
    memanggilnya.
Main method merupakan method utama yang di jalankan pada saat di run. Setiap class dalam sebuah aplikasi boeh memiliki main method tetapi hanya ada satu main method yang di run pada saat eksekusi program.


Pendeklarasian
pada  method terdiri atas dua bagian:
1. Method declaration
2. Method Body

Contoh
:
public int Perkalian (int y;int z) {
methode body
}

Untuk memangggil method dapat menggunakan syntax:
          
           nama class(spasi)objek = new nama class();
           tipe data objek = objek.method();


Modifier (tipe akses) pada method yaitu:
• Public
tipe akses ini  dapat diakses oleh kelas lain.
• Private
tipe akses ini tidak dapat diakses oleh kelas lain. private hanya bisa dipanggil di dalam classnya.
Protected
tipe akses ini   hanya bisa dipanggil oleh object yang terdapat dalam satu package dengan kelasnya.
    

Contoh-contoh program menggunakan method :
1.     Program lingkaran
public class Lingkaran {
        public int radius;
        public double HitungLuas(){
            return 3.14 * radius * radius;
        }
        public double KelilingLingkaran (){
            return 2 * 3.14 * radius;
        }
}
public class Aplikasi {
    public static void main (String [] args){
    Lingkaran r = new Lingkaran ();
    r.radius = 14;

System.out.println("Radius lingkaran    = " + (r.radius));
System.out.println("Luas lingkaran      = " +r.HitungLuas());
System.out.println("Keliling lingkaran ="+r.KelilingLingkaran());   
}
}

2.    Contoh program

public class BangunDatar {
public static double hitungKeliling(double sisiAB, double sisiBC, double sisiCA) {

      double keliling;
      keliling = sisiAB + sisiBC + sisiCA;
      return keliling;
   }

   // Metoda hitungLuas
   // Untuk mencari luas segi tiga
   public static double hitungLuas(double sisiAB) {

      // Deklarasi variabel
      double luas;

      // Mencari tinggi segi tiga
      double tinggi = Math.sqrt(Math.pow(sisiAB, 2) -  Math.pow((0.5 * sisiAB), 2));

      // Mencari luas segi tiga
      luas = sisiAB * tinggi;
      return luas;
}}


3.    Contoh program
public class Persegi
{
  
    //Hitung Luas
    public static int HitungLuas (int p, int l)
    {
     return p*l;  
    }
    public static int HitungKeliling (int p, int l)
    {
     return 2*p + 2*l;  
    }
   
}
public class Aplikasi {
    public static void main (String[] args){
        // Input panjang dan lebar
        int panjang = 10;
        int lebar = 8;
        // Buat object dari Persegi
        String s1 = new String("Hello");
        Persegi p1 = new Persegi();
       
        int luas = p1.HitungLuas(panjang,lebar);
        int keliling = p1.HitungKeliling(panjang, lebar);
        //print
        System.out.println(luas);
        System.out.println(keliling);
    }
}


4.    Contoh program

public class aplikasi {
    public static void main (String [] args){
      
 trapesium x = new trapesium(3,4,5);
       
System.out.println(x.luas());
        
System.out.println(x.keliling());
   
}
}

public class trapesium {   
public trapesium (int a, int b, int t){
              
atas = a;             
bawah = b;              
tinggi = t;          
}

 public double luas() {   
return (atas + bawah * tinggi)/2;
}

public double alassegitiga(){            
return (atas-bawah);
}
    
public double simir(){             
return Math.sqrt(tinggi * tinggi + alassegitiga() * alassegitiga());
}
  
 public double keliling ()         
 {
   return atas + bawah + tinggi + simir();
 }
  
public int atas;
   
public int bawah;
   
public int tinggi;

}


5.    Contoh program

import java.util.Scanner;

public class aplikasi {
 public static void main(String [] args) {

Scanner in = new Scanner(System.in);
   
System.out.print("Inputkan Jumlah Data = ");   
int a = in.nextInt();
       
for(int i=0 ; i < a;i++) {
System.out.print(+(i+1));

System.out.print(".Masukan Nama = ");
String nama = in.next();      

System.out.print(" Masukan Nim  = ");
String nim = in.next ();

System.out.print(" Masukan Nilai = ");
int nilai = in.nextInt();
  
new Rumus().Huruf(nilai) ;
}
}
}


public class Rumus {
                            
public static void Huruf (int nilai) {
               
if (nilai>=80)
{            
System.out.println("Nilai A");
}
         
else     
if (nilai>=70)
{            
System.out.println("Nilai B");       
}
         
else     
if (nilai>=60)
         
{            
System.out.println("Nilai C");       
}
         
else         
if (nilai>=50)    
{            
System.out.println("Nilai D");       
}
         
else
if(nilai<=45)     
{            
System.out.println("Nilai E");       
}
    
}
}



Naahh.. mulai pusing?
Saya jugaa (-_-“)
Tapi harus tetap semangat dan selalu belajar !
Semoga postingan ini bermanfaat yaaa ..


[don’t be a silent reader.. do leave a comment ^^ ]
Tinggalkan jejak anda . -
 

Miss Galaxy Yoon Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea